Qualcomm vs Mediatek, Kualitas vs Kuantitas – Persaingan antara Qualcomm dan rival terberatnya Mediatek agaknya akan semakin meruncing di Tahun 2015. Mediatek secara resmi telah bekerja sama dengan Sony dan Google untuk memproduksi perangkat berspesifikasi tinggi namun dengan harga yang lebih terjangkau, sementara Qualcomm tetap akan menjadi pilihan utama pada ponsel kelas high-end.

Berbicara mengenai chipset ponsel cerdas memang hampir selalu memunculkan kedua nama tersebut. Walaupun keduanya dominan, namun sebenarnya mereka tidak sendirian, ada Nvidia Tegra, Exynos, Kirin dan Leadcore yang juga siap meramaikan di tahun-tahun mendatang.

Melalui salah satu iklannya Qualcomm pernah menyindir Mediatek bahwa yang dibutuhkan dunia saat ini adalah chipset yang lebih baik dan lebih cepat, bukan core yang lebih banyak. Mereka menyebutkan bahwa aplikasi yang ada pada smartphone saat ini nyatanya hanya memanfaatkan dual-core saja dan jarang ada yang sampai menggunakan lebih dari itu.

Qualcomm vs Mediatek, Kualitas vs Kuantitas

Qualcomm vs Mediatek, Kualitas vs Kuantitas

Qualcomm mengaku bahwa mereka selalu meningkatkan kualitas core yang diproduksi sementara ‘pesaing’ mereka justru meningkatkan jumlah core padahal kualitasnya sama saja dengan core versi lama. Intinya, Qualcomm menekankan bahwa kualitas lebih penting dari kuantitas.

Tapi dengan dirilisnya Qualcomm Snapdragon 615 dan Snapdragon 810 yang ditujukan untuk ponsel high-end yang sama-sama memiliki delapan inti, menunjukkan bahwa Qualcomm harus memasang muka malu karena mau tidak mau justru merekalah yang kini mengikuti jejak Mediatek, entah karena memang sudah saatnya atau karena didesak oleh pasar.

Tapi jika anda mengira bahwa pertarungan ini akan berakhir pada tingkat delapan inti maka itu salah besar, karena seperti yang baru-baru ini dibocorkan oleh situs MyDrivers melalui orang dalam Mediatek, perusahaan asal Taiwan tersebut tengah mempersiapkan chipset dengan 10 hingga 12 inti!

Tidak itu saja, teknologi tersebut bahkan dikabarkan akan sudah siap sebelum akhir tahun 2015 ini! Sungguh suatu pencapaian yang luar biasa tentunya karena untuk bisa mengeluarkan produk semacam ini dibutuhkan waktu riset dan pengembangan yang bertahun-tahun lamanya. Meski kemungkinan besar pabrikan Mediatek telah bekerja secara diam-diam selama ini.

Padahal sejatinya hingga saat ini masih cukup banyak ponsel yang belum dapat memanfaatkan prosesor empat inti, apalagi hingga 10 atau bahkan dua belas. Tentunya masih harus ditunggu kiprah Mediatek dalam memanfaatkan kemampuan prosesor berinti di atas delapan ini.

Jadi siapakah yang akan berkibar di tahun 2015 – Mediatek atau Qualcomm?

mediatek vs snapdragon,snapdragon vs mediatek,mediatek vs qualcomm,qualcomm vs mediatek,mediatek vs qualcom,mediatek vs qualcomm bagus mana,prosesor mediatek,perbedaan mediatek dan snapdragon,prosesor mediatek vs snapdragon bagus mana,Chipset Mediatek